Minggu, 17 April 2011

Al-Qur`an dan Hadist 2

Diriwayatkan dari Uqbah bin Amir Radhiallahu’anhu, ia berkata, "Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda yang artinya, "Jangan kamu paksa orang sakit untuk makan, sebab Allah-lah yang memberi mereka makan dan minum," (HR at-Tirmidzi [2040])
Dari Abu Hurairah, Nabi Shallallahu’alaihi wasallam (artinya): Hindarilah berburuk sangka krn buruk sangka adlh ucapan yg paling dusta. Jgnlah kamu sekalian saling memata2i yg lain, jgnlah saling mencari2 aib yg lain, jgnlah kamu saling bersaing (kemegahan dunia), jgnlah kamu saling mendengki dan jgnlah kamu saling membenci dan jgnlah kamu saling bermusuhan tetapi jadilah hamba2 Allah yg bersaudara. (HR.Muslim-4646)
Dari Abu Musa Radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda yang artinya:"Tidak seorang pun yg lebih sabar mendengar sesuatu yg menyakitkan selain Allah, krn meskipun Allah disekutukan dan dianggap memiliki anak, tetapi Allah tetap memberikan kesehatan dan rezeki kpd mereka." (Shahih Muslim No.5016)
Hadis riwayat
Ibnu Umar Radhiallahu’anhu, Bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi
wasallam bersabda yang artinya: "Seorang muslim itu adalah saudara
muslim
lainnya, dia tidak boleh menzaliminya dan menghinakannya. Barang siapa
yang
membantu keperluan saudaranya, maka Allah akan memenuhi keperluannya.
Barang
siapa yang melapangkan satu kesusahan seorang muslim, maka Allah akan
melapangkan satu kesusahan di antara kesusahan-kesusahan hari kiamat
nanti.
Dan barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan
menutupi
aibnya pada hari kiamat." (Shahih HR.Muslim No.4677)
Hadis riwayat Usaid bin Hudhair ra.: Bahwa seorang lelaki Ansar menemui Rasulullah saw. dan bertanya: Apakah engkau tidak ingin mengangkatku sebagaimana engkau telah mengangkat si fulan? Rasulullah saw. menjawab: Sesungguhnya kamu sekalian akan menemui sepeninggalku para pemimpin yang egois, maka bersabarlah sampai kamu menjumpaiku di telaga kelak. (Shahih Muslim No.3432)
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Apabila salah seorang kamu bertengkar dengan saudaranya, maka hindarilah pemukulan wajah. (Shahih Muslim No.4728)
Temperatur "Blast Furnace" (dapur pelebur baja) yang direkayasa oleh manusia di dunia ini bisa mencapai 2000 °C atau lebih, betapa panasnya temperatur tsb sehingga material carbon steel bisa lumer pada suhu 1425 °C.

Coba bandingkan dengan hadist berikut tentang panasnya neraka.

Diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “(Panasnya) api yang kalian (Bani Adam) nyalakan di dunia ini merupakan sebagian dari tujuh puluh bagian panasnya api Neraka Jahannam.” Para sahabat bertanya: “Demi Allah! Apakah itu sudah cukup wahai Rasulullah?” Beliau Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “(Belum), sesungguhnya panasnya sebagian yang satu melebihi sebagian yang lainnya sebanyak enam puluh kali lipat.” (HR. Muslim no. 2843)
adalah Allah Subhanahu wa ta'ala yang memberi perintah agar berjilbab/berhijab bagi wanita seperti dalam surat Al-Ahzab: 59.

masih-kah para wanita muslimah tidak mentaatinya, kalo Allah sudah memerintahkan?

Berikut ini firman Allah Subhanahu wa ta'ala terhadap yg taat dan durhaka :

"[Hukum-hukum tersebut] itu adalah
ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa ta’at kepada Allah dan
Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di
dalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah
kemenangan yang besar. Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan
Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah
memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan
baginya siksa yang menghinakan."
(QS. An-Nisaa : 13~14)
Dari Ibnu Umar ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya apabila seorang diantara kamu sekalian mati akan diperlihatkan tempatnya setiap pagi dan sore. Jika ia termasuk ahli surga, maka akan diperlihatkan surga, kalau termasuk ahli neraka, maka akan diperlihatkan neraka, lalu dikatakan: Inilah tempatmu nanti bila Allah telah membangkitkanmu di hari kiamat. (Shahih Muslim No.5110)
Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Tiga perkara yang akan mengiringi mayit, yang dua akan kembali dan yang satu akan menetap. Ia akan diiringi oleh keluarganya, hartanya dan amal perbuatannya. Keluarga dan hartanya akan kembali dan tinggallah amal perbuatannya." (Shahih Muslim No.5260)
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., dari Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa ditanya tentang sebuah ilmu lalu ia menyembunyikannya, niscaya Allah akan mengikat mulutnya dengan tali kekang dari api Neraka pada hari kiamat," (Shahih, HR Abu Dawud [3658], Tirmidzi [2649], Ibnu Majah [261], ).
Rasulullah SAW bersabda,"Sesungguhnya azab penghuni neraka yg paling ringan ialah seorang memakai dua sandal dari api, maka mendidihlah otaknya disebabkan oleh panas yg dihasilkan oleh kedua sandal tsb." (HR Muslim:212). Dlm hadits yg lain dikatakan bahwa orang yg diazab itu mengira bahwa tdk ada yg mendapatkan azab lebih berat drpd dirinya, padahal dia mendapatkan azab yg paling ringan. (HR Bukhari:6562, Muslim:213)
Dari Anas r.a, Rasulullah saw.bersabda, 'Pada malam aku diisra'kan, aku mendatangi suatu kaum yg bibir mrk disisir dgn api neraka. Setiap kali selesai disisir, bibirnya kembali spt semula. Lalu aku bertanya kpd Jibril, 'Wahai Jibril, siapa mrk ini?' Jibril menjawab, 'Mrk adlh para khatib ummatmu yg mengatakan apa yg tdk mrk lakukan dan membaca Kitabullah namun mrk tdk mau mengamalkan',"(Shahih, HR Ahmad (III/120))
Diriwayatkan dari Hudzaifah ibnu Yaman r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. pernah bersabda, 'Tidak pantas seorang mukmin menghinakan dirinya.' Para sahabat bertanya, 'Bagaimana ia menghinakan dirinya?' Beliau menjawab, 'Ia menghadang cobaan padahal ia tidak sanggup menghadapinya'," (Hasan lighairihi, HR at-Tirmidzi [2254] dan Ibnu Majah [4016])
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. melaknat para laki-laki yang menyerupai kaum wanita dan wanita yang menyerupai kaum laki-laki," (HR Bukhari [5885])
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu pun menceritakan, para sahabat bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai, Rasullullah! Apakah engkau juga bersendau gurau bersama kami?” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab dengan sabdanya, “Betul, hanya saja aku selalu berkata benar.” (HR. Imam Ahmad. Sanadnya Shahih)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Seorang muslim yang baik adalah yang menjaga tangan dan lisannya sehingga tidak menyakiti saudara muslimnya yang lain" (HR. Bukhari no. 10 dan Muslim no. 41)
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,"Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az Zumar: 53)
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, "Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda, "Hembusan angin adalah rahmat Allah, terkadang mendatangkan rahmat dan terkadang mendatangkan siksa. Apabila kalian merasakannya maka janganlah kalian memakinya, tetapi mintalah kepada Allah kebaikan angin tersebut dan berlindunglah kepada Allah dari kejahatannya," (Shahih, HR Bukhari dalam Adaabul Mufrad [7200])
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda, 'Lihatlah kepada orang di bawah kalian dan jangan lihat orang di atas kalian. Dan itu yang lebih pantas agar engkau tidak meremahkan nikmat Allah'," (HR Muslim [2963])
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Rabb kami yg Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga akhir malam, lalu berfirman; barangsiapa yg berdoa, maka Aku akan kabulkan, barangsiapa yg memohon, pasti Aku akan perkenankan dan barangsiapa yg meminta ampun, pasti Aku akan mengampuninya". [Shahih Al-Bukhari, kitab Da'awaat bab Doa Nisfullail 7/149-150]
Diriwayatkan dari Ziad bin Khalid r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. pernah bersabda, 'Janganlah kalian mencela ayam jantan sebab ia membangunkan orang untuk shalat'," (Shahih, HR Abu Dawud [5101])
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, "Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam melaknat penyuap dan penerima suap," (Shahih lighairihi, at-Tirmidzi [1336]).
Diriwayatkan dari Abu Bakrah r.a, ia berkata, "Sungguh Allah telah memberiku sebuah kalimat yang bermanfaat bagiku, yakni ketika sampai berita kepada Rasulullah saw. bahwa bangsa Persia mengangkat puteri Kisra menjadi raja mereka, beliau saw. bersabda, 'Tidak akan beruntung suatu kaum yang menyerahkan urusan mereka kepada seorang wanita'," (HR Bukhori [7099])
Dari Abdullah bin Amr bin Ash RA, Nabi SAW: "Ada 4 hal jika dimiliki seluruhnya oleh seseorg berarti ia adalah seorg munafik sejati dan jika ada salah satunya pada diri seseorg berarti ia masih memiliki sifat munafik hingga ia meninggalkan perbuatan tsb: jika diberi amanah ia berkhianat, jika berbicara ia berdusta, jika berjanji ia mengingkari, dan apabila ia bertengkar ia berbuat jahat," (HR Bukhori-34; Muslim-58)
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Rasulullah saw. tidak pernah mencela makanan sama sekali. Apabila beliau menyukai maka beliau memakannya dan kalau tidak menyukai maka beliau tidak memakannya (tanpa mencela). (Shahih Muslim No.3844)
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda, 'Ada tiga jenis yang Allah tidak akan mengajak berbicara mereka pada hari kiamat, tidak akan mensucikan mereka, tidak melihat kepada mereka dan bagi mereka siksaan yang pedih. Orang tua yang berzina, raja yang berdusta, dan orang miskin yang sombong'," (HR Muslim [107])
Hadis riwayat Hakim bin Hizam ra.: Dari Nabi saw. beliau bersabda: Penjual dan pembeli memiliki hak pilih selama belum berpisah. Apabila mereka jujur dan mau menerangkan (keadaan barang), mereka akan mendapat berkah dalam jual beli mereka. Dan jika mereka bohong dan menutupi (cacat barang), akan dihapuskan keberkahan jual beli mereka. (Shahih Muslim No.2825)
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Dari Nabi saw. beliau bersabda: Wanita itu dinikahi karena empat perkara; karena harta bendanya, karena keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya. Maka pilihlah wanita yang beragama, maka kamu akan beruntung. (Shahih Muslim No.2661)
Diriwayatkan dari Miqdam bin Ma'di Karib r.a, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, 'Tidak ada kantung yang lebih buruk yang diisi oleh bani Adam selain perutnya sendiri. Cukuplah baginya beberapa suapan untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika terpaksa maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk bernafas'," (HR Tirmidzi [2380]).
Allah SWT berfirman, "Dan apa saja nikmat yang ada pada kalian, maka dari Allah." (An Nahl: 53). "Dan jika kalian menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kalian tidak dapat menentukan jumlahnya." (An-Nahl: 18). "Karena itu, ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku ingat kepada kalian, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kalian mengingkari (nikmat)-Ku." (Al-Baqarah: 152).
Abu Hurairah Radhiyalahu 'anhu meriwayatkan, bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:""Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jum’at; pada hari ini Adam Alaihissalam diciptakan, pada hari ini (Adam Alaihissalam) dimasukkan ke dalam surga, dan pada hari ini pula ia dikeluarkan dari surga. Dan tidaklah kiamat akan terjadi kecuali pada hari ini." [HR Muslim, no. 854]
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: " Rasulullah saw. bersabda: Apabila seseorang di antara kalian memakai sandal hendaknya ia mendahulukan yang sebelah kanan dan kalau bermaksud melepasnya, hendaklah ia mulai dari sebelah kiri. Dan hendaknya ia memakai sepasang sandal itu sekaligus atau melepas keduanya." (Shahih Muslim No.3913)
Nabi SAW, bersabda : “Tidak ada kewajiban ta’at dalam rangka bermaksiat (kepada Allah).
Ketaatan hanyalah dalam perkara yang ma’ruf (bukan maksiat).” (HR.
Bukhari no. 7257)
Dari Abu Hurairah, Nabi s.a.w. bersabda,

“Ada tujuh golongan yang akan Allah naungi dengan naungan-Nya, pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. (1) Pemimpin yang adil. (2) Pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah. (3) Pria yang hatinya selalu terikat dengan masjid. (4) Dua orang yang saling mencintai karena Allah; dia berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya. (5) Seseorang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi, sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dikeluarkan oleh tangan kanannya. (6) Seseorang yang berdzikir kepada Allah secara menyendiri, lalu air matanya berlinang. (7) Lelaki yang diajak (berzina) oleh wanita yang memiliki kedudukan dan kecantikan, lalu dia berkata: ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah `Azza wa Jalla.’” [Riwayat al-Bukhari dalam Shahīh-nya I/234/629 dan Muslim dalam Shahīh-nya II/715/1031.]

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Dari Nabi saw. beliau bersabda: Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku. (Shahih Muslim No.3417)
Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Allah memasukkan ahli surga ke dalam surga dan ahli neraka ke dalam neraka, kemudian seorang penyeru berdiri di antara mereka dan berseru: Wahai ahli surga, tidak ada kematian. Wahai ahli neraka, tidak ada kematian. Masing-masing kekal abadi di tempatnya. (Shahih Muslim No.5088)
Dari Aisyah RA, Nabi SAW bersabda:"Nikah adalah sunnahku, barangsiapa yg tdk mengamalkan sunnahku maka bukan termasuk golonganku, menikahlah krn aku akan bangga dgn banyaknya jumlah kalian di hadapan umat lain di hari kiamat. Barangsiapa yg telah memiliki modal hendaklah menikah & barangsiapa yg tdk mampu hendaklah berpuasa krn puasa itu penekan hawa nafsu" (Sahih, ibnu majah 1832, shahih al-jami' ash-shaghir 2/6807)
 
Dari Ibnu Umar RA, Nabi SAW bersabda, "Nama-nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman" (HR. Muslim, 2132)
Dari Ibnu Abbas RA, berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda kepada Abdul Qais, "Sesungguhnya pada dirimu terdapat dua sifat yang dicintai Allah, al-Hilm (pemaaf) dan 'Anah (tenang)." (HR. Muslim 17,18 diriwayatkan juga oleh Abu Daud, 5225 dgn memberikan tambahan di akhirnya)
Diriwayatkan dari Abu Martsad al-Ghanawi r.a, ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, 'Janganlah kalian shalat menghadap kubur dan jangan pula duduk di atasnya’," (HR Muslim [972])
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda, "Sebaik-baik shaf kaum pria adalah yang di depan dan seburuk-buruk shaf kaum pria adalah yang di belakang. Sebaik-baik shaf wanita adalah yang di belakang dan seburuk-buruk shaf kaum wanita adalah yang di depan," (HR Muslim [440]
adis riwayat Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah saw. bersabda: "Bukanlah orang kuat itu dengan menang bergulat, tetapi orang yang kuat ialah orang yang dapat menguasai dirinya ketika marah." (Shahih Muslim No.4723)
Dari Abu Ummah al-Haritsi ra, Nabi saw:“Tidaklah seseorg mengambil sebagian hak org muslim (yg lain) dgn sumpahnya, melainkan pasti Allah mengharamkan surga atasnya, & memastikan neraka baginya” seorg sahabat berkata, “Ya Rasulullah (meskipun) yg diambil itu barang yg sepele!” jawab Beliau, “Sekalipun sekedar siwak & pohon arak”(Shahih Ibnu Majah:1882, Ibnu Majah II:779 no:2324, Muslim I:121 no:137; Nasa’i VIII:246)
Dari Ibnu Abbas ra bahwa Nabi saw bersabda, “Bagi kita tidak ada perumpamaan yang lebih buruk (lagi) daripada orang yang mengambil kembali pemberiannya, seperti anjing yang menelan kembali muntahnya.” (Muttafaqun ’alaih: Fathul Bari V: 234 no: 2622 dan ini lafadz bagi Imam Bukhari, Muslim III: 1240 no: 1622, ’Aunul Ma’bud IX: 454 no: 3521, Tirmidzi II: 383 no: 1316 dan Nasa’i VI: 265)
Dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas ra, keduanya mengatakan hadits ini dari Nabi saw, Beliau bersabda, “Tidak halal bagi seorang laki-laki yang memberi sesuatu kemudian memintanya kembali, melainkan seorang ayah menarik kembali pemberian yang ia berikan kepada anaknya.” (Shahih: Shahihul Jami’us Shaghir no: 7655, ’Aunul Ma’bud IX: 455 no: 3522, Tirmidzi II: 383 no: 1316, Nasa’i VI: 265 dan Ibnu Majah II: 795 no: 2377)
Nabi saw: “Brngsiapa mnghilangkan satu kesusahan dari sekian bnyak kesusahan dunia dr seorg muslim, niscaya Allah akan mnghilangkan darinya satu kesusahan dr sekian bnyk kesusahan hari kiamat; brngsiapa memberi kemudahan kpd org yg didera kesulitan, niscaya Allah mmberi kemudahan kepadanya di dunia & akhirat; dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba tsb selalu menolong saudaranya.”(HR Muslim 1888)
Allah swt berfirman:“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, daging (hewan) yg disembelih atas nama selain Allah, yg tercekik, yg dipukul, yg jatuh, yg ditanduk, dan yg diterkam binatang buas, kecuali yg sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yg disembelih utk berhala. Dan (diharamkan jg) mengundi nasib dgn anak panah, (mengundi nasib dgn anak panah itu) adalah kefasikan.”(Al-Maaidah: 3)
 
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." (QS.An-Nisaa':59)
 
Nabi SAW bersabda,”Terimalah wasiatku yaitu agar berbuat baik kpd wanita krn sesungguhnya mrk diciptakan dr tulang rusuk. Dan tulang rusuk yg paling bengkok adalah yg paling atas. Kalo engkau memaksa meluruskannya, berarti engkau mematahkannya, dan jika engkau biarkan maka ia akan tetap bengkok, karena itu berwasiatlah yg baik kpd kaum wanita” (Muttafaqun ’alaih: Fathul Bari IX:253 no:5186 Muslim II:1091 no:060&1468)
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman: "Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya." (QS.Al-Hasyr:7)
Dari Abu Malik al-Asy'ari RA, Nabi SAW:"Akan ada di kalangan umatku suatu kaum yg menghalalkan zina, sutra, khamr, alat musik & sungguhnya bbrp kaum akan mendatangi lokasi dekat gunung tinggi lalu mrk didatangi orang2 yg berjalan kaki utk suatu keperluan. Mrk berkata,'Kembalilah sini besok' Malam harinya Allah menimpakan gunung tsb kpd mrk & sebagian yg lain dikutuk jadi monyet & babi hingga kiamat."(HR Bukhari 5590)
Allah Swt berfiman: "Sesungguhnya telah ada pada [diri] Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu [yaitu] bagi orang yang mengharap [rahmat] Allah dan [kedatangan] hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah."(QS.Al-Ahzab:21)
Diriwayatkan dari Jabir r.a, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, "Jika makanan salah seorang dari kamu jatuh maka hendaklah kamu mengambilnya, buanglah kotoran yang menempel padanya (lalu makanlah) janganlah ia biarkan untuk syaitan. Dan janganlah ia membasuh tangannya dengan sapu tangan hingga ia menjilati jari jemarinya. Karena ia tidak tahu bagian manakah yg terdapat berkah pada makanan itu," (HR Muslim [2033]).
Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, "Janganlah salah seorang dari kalian mengatakan, 'Ya Allah jika Engkau mau ampunilah dosaku, ya Allah rahmatilah aku jika Engkau mau.' Akan tetapi hendaklah ia bersungguh-sungguh ketika memohon," (HR Bukhari [6339] dan Muslim [2679]).
Dari Haritsah bin Wahb r.a, ia berkata, "AKu pernah mendengar Rasululah saw. bersabda, 'Maukah kamu aku beritahu tentang penduduk surga? mereka semua adalah orang-orang lemah yang tawadhu', namun jika bersumpah niscaya Allah akan mengabulkan sumpahnya. Maukah kamu aku beritahu tentang penduduk neraka? Mereka semua adalah orang-orang keras lagi kasar, tamak lagi rakus, dan takabbur'," (HR Bukhari-4198 ; Muslim-2853).
Dari Abu Musa al-Asy'ari RA, Rasulullah saw. pernah mendengar seseorang memuji seorang laki2 dan berlebihan dlm memujinya. Lalu beliau bersabda, 'Kamu telah membinasakan atau kamu sdh memenggal punggung laki2 itu" (HR Bukhari-2663; Muslim -3001). Dari Miqdad RA, Rasulullah saw. bersabda, "Apabila kalian melihat orang2 yg suka memuji maka lemparkanlah tanah ke wajahnya," (HR Muslim [3002]).
Firman Allah Azza Wa Jalla : “Kabarkanlah kepada orang-orang munafik bahwa mereka akan mendapatkan siksaan yang amat pedih. (Yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.” (QS.An-Nisaa’ : 138-139)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Al-Qur`an dan Hadist 1

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda: "Barangsiapa diberi beban oleh Allah untuk memimpin rakyatnya lalu mati dalam keadaan menipu rakyat, niscaya Allah mengharamkan Surga atasnya." (HR. Muslim No. 203, 3409)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada seseorang di antara umat sebelum kalian, menderita luka-luka tapi dia tidak sabar lalu dia mengambill sebilah pisau kemudian memotong tangannya yg mengakibatkan darah mengalir dan tidak berhenti hingga akhirnya dia meninggal dunia. Lalu Allah Ta'ala berfirman: "Hamba-Ku mendahului Aku dengan membunuh dirinya maka AKU haramkan baginya surga". (HR. Bukhari No.3204)
Allah subhanahu wata'ala berfirman: "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." (QS. Al-Imran [3] :185)
Dari Abu Umamah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mengambil hak seorang muslim dengan sumpahnya, maka Allah mewajibkan neraka untuknya, dan mengharamkan surga atasnya." Maka seorang laki-laki bertanya, "Wahai Rasulullah, meskipun itu sesuatu yang sepele?" Beliau menjawab: "Meskipun itu hanya kayu siwak." (HR Muslim No. 196)
Dari Abu Musa radhiallahu 'anhuma, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Sesungguhnya seorang mukmin dgn mukmin lainnya seperti satu bangunan yang saling menguatkan satu sama lain." kemudian beliau menganyam jari jemarinya. (HR.Bukhari No. 459; 2266; 5567; HR. Muslim No. 4684)
"Dan orang-orang yang memelihara sholatnya. Mereka itu dimuliakan di dalam Surga." (QS. Al-Ma'arij [70]: 34-35) --><-- "Apakah yang membuat kalian masuk ke dalam Neraka Saqar?' Mereka menjawab; '(Karena) kami dulu tidak termasuk orang-orang yang mendirikan shalat.'" (QS. Al-Muddatstsir [74] : 42-43)
 
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam (bahwa beliau bersabda): "Syetan akan mengikat tengkuk salah seorang dari kalian saat ia tidur dengan tiga ikatan. Dengan setiap ikatan ia akan membisikkan padamu bahwa malam masih panjang. Jika ia terbangun lalu berdzikir kepada Allah, lepaslah satu ikatan, jika ia berwudlu maka lepaslah dua ikatan. Dan jika ia melanjutkan dengan shalat, maka lepaslah seluruh ikatan itu, sehingga pada pagi harinya ia mulai dengan penuh kesemangatan dan jiwanya pun sehat. Namun jika tidak, maka dia akan memasuki waktu pagi dengan jiwa yang keji dan penuh kemalasan." (HR. Muslim No. 1295
Dari Abu Hurairah,Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa bertasbih kpd Allah sehabis shalat sebanyak 33X, dan bertahmid kpd Allah 33X, dan bertakbir kpd Allah 33X, hingga semuanya berjumlah 99, dan kesempurnaan 100 adlh membaca Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku walahul walahul hamdu wahuwa 'alaa kulli syai'in qadiir, maka kesalahan2nya akan diampuni walau sebnyak buih di lautan"(HR.Muslim 939)
Allah subhanahu wata'ala berfirman: "Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.” (QS. An-Nisaa:36)
Allah subhanahu wata'ala berfirman: "Barangsiapa yang mengerjakan amal sholeh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan." (QS An-Nahl [16]: 97)
Dari Aisyah radhiallahu 'anha bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah ditanya, "Amal yang bagaimanakah yang paling dicintai oleh Allah?" Aisyah menjawab, "Amalan yang dikerjakan secara kontinyu meskipun sedikit.'" (HR Muslim No.1303)
Dari Abu Hurairah dia berkata, "Seorang laki-laki mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata, 'Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika ada seorang lelaki yang ingin merampas harta bendaku? ' Beliau menjawab: 'Jangan kamu berikan hartamu kepadanya! ' Laki-laki itu bertanya lagi, 'Lalu bagaimana jika dia hendak membunuhku? ' Beliau menjawab: 'Bunuhlah dia! ' Laki-laki itu bertanya lagi, 'Lalu bagaimana pendapatmu kalau dia berhasil membunuhku? ' Beliau menjawab: 'Maka kamu syahid'. Dia bertanya lagi, 'Bagaimana pendapatmu jika aku yang berhasil membunuhnya? ' Beliau menjawab: 'Dia yang akan masuk ke dalam api neraka'." (HR. Muslim No. 201)
Dari Anas bin Malik radhiallahu 'anhuma dia berkata; Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam bersabda: "Diantara tanda-tanda terjadinya hari kiamat yaitu: diangkatnya ilmu, kebodohan merajalela, banyaknya orang yang meminum minuman keras, dan zina dilakukan dengan terang-terangan." (HR. Muslim No. 4824)
Rasulullah SAW bersabda: "Ada lima kunci ghaib yg tdk diketahui seorgpun kecuali Allah; tidak seorgpun yg mengetahui apa yg akan terjadi esok hari, dan tidak seorgpun yg mengetahui apa yg tersembunyi dalam rahim, dan tak satu jiwa pun yg tahu apa yg akan diperbuatnya esok, dan tak satu jiwa pun yg tahu di bumi mana dia akan mati serta tidak seorgpun yg mengetahui kapan turunnya hujan." (HR.Bukhari No.981)
Allah ta’ala
berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang menukar
janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang
sedikit, mereka itu tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan
Allah tidak akan berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat
kepada mereka pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka.
Bagi mereka azab yang pedih." (QS. Ali Imran:77 )
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhuma dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa membunuh dirinya dengan sepotong besi, maka dengan besi yang tergenggam di tangannya itulah dia akan menikam perutnya dalam Neraka Jahanam secara terus-terusan dan dia akan dikekalkan di dalam Neraka. Barangsiapa membunuh dirinya dengan meminum racun maka dia akan merasai racun itu dalam Neraka Jahanam secara terus-terusan dan dia akan dikekalkan di dalam Neraka tersebut untuk selama-lamanya. Begitu juga, barangsiapa membunuh dirinya dengan terjun dari puncak gunung, maka dia akan terjun ke dalam Neraka Jahanam secara terus-terusan untuk membunuh dirinya dan dia akan dikekalkan dalam Neraka tersebut untuk selama-lamanya."

(HR. Muslim Kitab : Iman, Bab : Haramnya bunuh diri, dan bahwa barangsiapa membunuh dirinya dengan sesuatu No. Hadist : 158)
Dari Abdullah bin Mas'ud radhiallahu 'anhuma dia berkata, "Saya bertanya, 'Wahai Nabi Allah, amal apakah yang paling dekat kepada surga? ' Beliau menjawab: 'Shalat pada waktunya.' Aku bertanya lagi, 'Dan apalagi wahai Nabi Allah? ' Beliau menjawab: 'Berbakti kepada kedua orang tua.' Aku bertanya lagi, 'Dan apa wahai Nabi Allah? ' Beliau menjawab: 'Jihad di jalan Allah'. (HR. MUSLIM Kitab Iman No.121)
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhuma bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Segeralah beramal sebelum datangnya fitnah seperti malam yang gelap gulita. Di pagi hari seorang laki-laki dalam keadaan mukmin, lalu kafir di sore harinya. Di sore hari seorang laki-laki dalam keadaan mukmin, lalu kafir dipagi harinya. Dia menjual agamanya dengan barang kenikmatan dunia." (HR. MUSLIM Kitab Iman No.169)
 
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhuma dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Barangsiapa masuk surga, ia bersenang-senang dan tidak bersedih, pakaiannya tidak usang dan kemudaannya tidak lenyap." (HADIST MUSLIM NO - 5068)
Abdullah bin Umar radhiallahu 'anhuma berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak diperbolehkan hasad kecuali pada dua hal, yaitu; Seseorang yang diberi karunia Alquran oleh Allah sehingga ia membacanya (shalat dengannya) di pertengahan malam dan siang. Dan seseorang yang diberi karunia harta oleh Allah, sehingga ia menginfakkannya pada malam dan siang hari." (HR.Bukhari No.4637)
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya kejujuran itu akan membimbing pd kebaikan. & kebaikan itu akan membimbing ke surga. Seseorg yg senantiasa berlaku jujur maka ia akan dicatat sbg org yg jujur. & sesungguhnya dusta itu akan mengantarkan pd kejahatan. & sesungguhnya kejahatan itu akan menggiring ke neraka. Seseorg yg memelihara kedustaan, maka ia akan dicatat sbg pendusta." (HR. Muslim-4719)
Dari Abdullah bin Mas'ud berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Qur`an), maka baginya satu pahala kebaikan dan satu pahala kebaikan akan dilipat gandakan menjadi sepuluh kali, aku tidak mengatakan ALIF LAAM MIIM itu satu huruf, akan tetapi ALIF satu huruf, LAAM satu huruf dan MIIM satu huruf." (HR.Tirmidzi
No. Hadist : 2835)
Dari Abdullah bin 'Amru; Ada seseorang yang bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "Islam manakah yang paling baik?" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Kamu memberi makan, mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal". (HR Bukhari No.11 Kitab Iman)
UKHUWWAH ISLAMIYYAH :

Dari Abu Hamzah, Anas bin Mâlik Radhiyallahu 'anhu, dari Nabi
Shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Tidak sempurna iman
seseorang di antara kalian hingga ia mencintai untuk saudaranya segala
apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri berupa kebaikan”. [HR
al-Bukhâri dan Muslim].

(Hadits ini shahîh, diriwayatkan oleh: Al-Bukhâri (no. 13). Muslim (no. 45). Ahmad (III/176, 206, 251, 272, 289). At-Tirmidzi (no. 2515). Ibnu Majah (no. 66). An-Nasa`i (VIII/115).)
Dari Anas bin Malik dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tiga perkara yg apabila ada pada diri seseorang, ia akan mendapatkan manisnya iman: Dijadikannya Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya. Jika ia mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali karena Allah. Dan dia benci kembali kepada kekufuran seperti dia benci bila dilempar ke neraka" (HR Bukhari No.15 Kitab Iman)
siapakah orang-orang yang telah Allah beri nikmat itu pada setiap surat Al-Fatihah yang selalu kita baca?

"Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka ... "

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, "Dan barangsiapa yang menta’ati Allah dan Rasul [Nya], mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni’mat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid (syuhada) dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya." (QS. An-Nisaa:69)
Dahsyatnya kesengsaraan neraka dan kenikmatan surga:

Dari Anas bin Malik berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda yang artinya: "Orang termewah sedunia yang termasuk penghuni neraka didatangkan pada hari kiamat lalu dicelupkan sekali ke neraka, setelah itu dikatakan padanya: 'Wahai anak cucu Adam, apa kau pernah melihat kebaikan sedikit pun, apa kau pernah merasakan kenikmatan sedikit pun? ' ia menjawab: 'Tidak, demi Allah, wahai Rabb.'

Kemudian orang paling sengsara didunia yang termasuk penghuni surga didatangkan kemudian ditempatkan di surga sebentar, setelah itu dikatakan padanya: 'Hai anak cucu Adam, apa kau pernah melihat kesengsaraan sedikit pun, apa kau pernah merasa sengsara sedikit pun? ' ia menjawab: 'Tidak, demi Allah, wahai Rabb, aku tidak pernah merasa sengsara sedikit pun dan aku tidak pernah melihat kesengsaraan pun'."
(HADIST MUSLIM NO - 5021)
Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, "Dan ingat juga, tatkala Rabb-mu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami aka menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nimat-Ku, maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih," (QS.Ibrahim: 7)
Dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu. dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda yang artinya, "Barang siapa meminjam harta orang lain dengan niat mengembalikannya niscaya Allah akan menolongnya untuk mengembalikannya. Dan barangsiapa meminjam harta orang lain untuk memusnahkannya niscaya Allah akan memusnahkannya," (HR Bukhari [2387]).
Allah ta’ala berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir. Dan taatilah Allah dan rasul, supaya kamu diberi rahmat.” (QS. Ali Imran: 130-132)
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, dari Nabi Shallallahu’alaihi wasallam bersabda yang artinya, "Rasulullah saw. melaknat penyuap dan penerima suap," (Shahih lighairihi, at-Tirmidzi [1336]).
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Al-Qur`an dan Hadist

"Mayit akan diikuti oleh tiga perkara (menuju kuburnya), dua akan
kembali, satu akan tetap. Mayit akan diikuti oleh keluarganya, hartanya,
dan amalnya. Keluarganya dan hartanya akan kembali, sedangkan amalnya
akan tetap".[HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa-i]
Allah Subhanahuwata'ala berfirman : Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. (QS. Al-Hujurat [49]: 13)
Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama
dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para
shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka
itulah teman yang sebaik-baiknya. (QS. An-Nisaa'(4) : 69)
 
وَكَانَ الْإِنسَانُ أَكْثَرَ شَيْءٍ جَدَلًا
Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.
(QS. Al-Kahfi : 54)

 
Dari Anas radliallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, Apabila Allah menghendaki kebaikan pada seorang hambaNya maka Dia akan menyegerakan hukuman baginya di dunia; sedang apabila Allah menghendaki keburukan pada seorang hambaNya maka Dia menangguhkan dosanya sampai Dia penuhi balasannya nanti di hari Kiamat. (HR. At-Tirmidzi dan Al-Hakim)
 
Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan agar membayar zakat fithrah sebelum manusia berangkat menunaikan shalat Ied. (HR. Muslim 1645)
 
Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yg berpuasa pada bulan Ramadlan dgn penuh keimanan dan mengharap (pahala dari Allah), maka dosa-dosanya yg telah lalu akan diampuni. Dan siapa yg menegakkan (shalat pada malam) Lailatul Qadr dgn keimanan dan mengharap (pahala dari Allah), maka dosa-dosanya yg telah lalu akan diampuni." (HR. Muslim No. 1268)
 
Ibnu Umar radliallahu 'anhuma berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Carilah ia pada sepuluh terakhir (Ramadlan), yakni Lailatul Qadr. Maka jika salah seorang dari kalian tidak sempat atau tidak mampu, maka jangan sampai terlewatkan tujuh malam terakhir." (HR. Muslim 1989)
Dari Ibnu Abbas radliallahu 'anhu ia berkata; "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda; "Dua mata yang tidak akan disentuh oleh api neraka; mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang bergadang untuk berjaga di jalan Allah." (HR. Tirmidzi 1563)
 
Dari 'Abdullah bin 'Umar radliallahu 'anhua berkata: " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam beri'tikaf pada sepuluh hari yang akhir dari Ramadhan" (HR. BUKHARI NO - 1885)
 
Dari Anas bin Malik dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Aku adalah nabi yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat, dan aku adalah orang yang pertama kali mengetuk pintu surga." (HR. Muslim No. 290)
Dari Hamzah bin Amru Al Aslami, bahwa ia berkata,"Wahai Rasulullah, aku kuat utk berpuasa dalam perjalanan. Berdosakah jika aku berpuasa?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab:"Berbuka puasa saat dalam perjalanan merupakan rukhshah (keringanan) dari Allah. Siapa yg mengambilnya maka itu adalah baik, namun siapa yg lebih suka untuk berpuasa, maka tidak ada dosa atasnya."(HR.Muslim No.1891)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada seorang muslim yang ditimpa cobaan berupa sakit dan sebagainya, melainkan dihapuskan oleh Allah Ta'ala dosa-dosanya, seperti sebatang pohon yang menggugurkan daunnya." (HR. Muslim 4663)
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah 'azza wajalla telah berfirman; 'Setiap amal anak Adam adalah teruntuk baginya, kecuali puasa, karena ia adalah bagi-Ku, dan Akulah yang akan membalasnya.' Maka demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tangan-Nya, sungguh, bau mulut orang yang berpuasa adalah lebih wangi di sisi Allah daripada wanginya kesturi." (HR. Muslim 1942)
Dari 'Aisyah radhiyallahu'anha, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian mengantuk saat shalat hendaklah ia tidur (dulu) hingga hilang kantuknya, karena bila shalat dalam keadaan mengantuk ia tidak menyadari, mungkin ia bermaksud beristighfar padahal bisa jadi ia mencaci dirinya." (HR. Bukhari 205)
“Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (Qs. Al-Baqarah: 184)
Dari bapaknya Abdurrahman bin Abu Bakrah radliallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ada dua bulan yang tidak akan kurang dalam bulan (sama bilangan harinya) yaitu bulan Ramadhan dan Dzul Hijjah". (HR. Bukhari 1779)
Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bila bulan Ramadhan tiba, maka dibukalah pintu-pintu surga, pintu-pintu neraka ditutup dan syetan-syetan pun dibelenggu." (HR. Muslim No. 1793)
Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata tentang bulan Ramadhan: "Barangsiapa yang menegakkannya karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya". (HR. Bukhari 1869)
 
Allah lah yg memerintahkan para wanita utk menutup aurat dgn berjilbab spt pada firman-Nya, “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu
dan istri-istri orang mukmin, ‘Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke
seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah
untuk dikenali, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al-Ahzaab: 59)
Dari Aisyah radliallahu 'anha; Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Siapa yang meninggal, sedangkan ia masih memiliki hutang puasa, maka yang membayarnya adalah walinya." (HR. Muslim No.1935)
Dari Abu Hurairah, nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Api kalian ini yang dinyalakan oleh anak cucu Adam adalah satu dari tujuh puluh bagian panasnya neraka jahanam." Mereka berkata: Bila seperti itu niscaya sudah cukup wahai Rasulullah. beliau bersabda: "Sesungguhnya ditambahi enampuluh sembilan bagian, masing-masing seperti panasnya." (HR. Muslim No.5077)
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sebaik-baik sedekah adalah setelah kecukupan terpenuhi. Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu." (HR. Bukhari 4937)
Dari Abdullah bin Amru dia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meninggalkan kami (lebih dahulu) dlm suatu perjalanan yg kami lakukan, maka kami mendapati beliau ketika waktu shalat Ashar telah tiba, maka kami mulai membasuh kaki-kaki kami, tiba2 beliau bersabda: "Celakalah bagi tumit-tumit (yg tidak terbasuh air wudlu) dgn api neraka. Sempurnakanlah wudlu kalian dgn baik'." (HR.Muslim 355)
Dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah segala amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfa'at baginya dan anak shalih yang selalu mendoakannya." (HR. Muslim 3084)
Dari Abu Hurariah radliallahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Orang yang menanggung anak yatim miliknya atau milik orang lain, aku dan dia seperti dua ini disurga." Malik mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah. (HR. Muslim 5296)
Dari Abdullah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Wahai para pemuda, siapa di antara kalian yg telah memperoleh kemampuan menghidupi kerumahtanggaan, kawinlah. Krn sesungguhnya, perhikahan itu lebih mampu menahan pandangan mata dan menjaga kemaluan. Dan, barangsiapa belum mampu melaksanakannya, hendaklah ia berpuasa krn puasa itu akan meredakan gejolak hasrat seksual." (HR. Muslim 2486)
Dari Abu Qatadah Al Anshari, bahwa dia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jauhilah oleh kalian banyak bersumpah dalam berdagang, karena ia dapat melariskan (dagangan) dan menghilangkan (keberkahan)." (HR. Muslim 3015)
 
Dari Al Barra' bin 'Azib bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah bersabda: "Apabila kamu hendak tidur, maka berwudhulah sebagaimana kamu berwudhu untuk shalat.

Setelah itu berbaringlah dengan miring ke kanan, lalu berdoalah: '
ALOOHUMMA INNII ASLAMTU WAJHII ILAIKA, WAFAWWADHTU AMRII ILAIKA, WA-ALJA'TU ZHOHRII ILAIKA ROGHBATAN WAROHBATAN ILAIKA, LAA MALJA'A WALAA MANJAA MINKA ILLAA ILAIKA, AAMANTU BIKITAABIKALLADZII ANZALTA, WABINABIYYIKALLADZII ARSALTA.

(artinya:)
'Ya AIlah ya Tuhanku, aku Pasrahkan wajahku kepada-Mu, aku serahkan urusanku kepada-Mu dan aku serahkan punggungku kepada-Mu dengan berharap-harap cemas, karena tidak ada tempat berlindung dan tempat yang aman dari adzab-Mu kecuali dengan berlindung kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan dan aku beriman kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus.'

Jadikan bacaan tersebut sebagai penutup ucapanmu menjelang tidur. Apabila kamu meninggal dunia pada malam itu, maka kamu
meninggal dalam kesucian diri (fitrah)."

Al Barra' berkata; 'Saya mengulang-ulang bacaan tersebut agar hafal dan saya ucapkan; 'Saya beriman kepada rasul-Mu yang telah Engkau utus.' Lalu Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam berkata: 'Ucapkanlah; 'Saya beriman kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus.'" Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Abdullah bin Numair telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Idris dia berkata; aku mendengar Hushain dari Sa'd bin 'Ubaidah dari Al Barra' bin 'Azib dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengenai Hadits ini. Namun Hadits Manshur lebih lengkap dari ini. Dan di dalam Hadits Hushain ada tambahan; 'apabila dia bangun kembali di pagi hari, maka dia telah memperoleh kebaikan.'

(HR. Muslim No. 4884)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bertanya kepada para sahabat: "Tahukah kalian, siapakah orang yang bangkrut itu?"

Para sahabat menjawab; 'Menurut kami, orang yang bangkrut diantara kami adalah orang yang tidak memiliki uang dan harta kekayaan.'

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, dan makan harta orang lain serta membunuh dan menyakiti orang lain. Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang dari mereka hingga pahalanya habis, sementara tuntutan mereka banyak yang belum terpenuhi. Selanjutnya, sebagian dosa dari setiap orang dari mereka diambil untuk dibebankan kepada orang tersebut, hingga akhirnya ia dilemparkan ke neraka.' (HR.Muslim No.4678)
Dari Jabir bin 'Abdullah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa berdo'a setelah mendengar adzan: ALLAHUMMA RABBA HAADZIHID DA'WATIT TAMMAH WASHSHALAATIL QAA'IMAH. AATI MUHAMMADANIL WASIILATA WALFADLIILAH WAB'ATSHU MAQAAMAM MAHMUUDANIL LADZII WA'ADTAH (Ya Allah. Rabb Pemilik seruan yang sempurna ini, dan Pemilik shalat yang akan didirikan ini, berikanlah wasilah (perantara) dan keutamaan kepada Muhammad. Bangkitkanlah ia pada kedudukan yang terpuji sebagaimana Engkau telah jannjikan) '. Maka ia berhak mendapatkan syafa'atku pada hari kiamat." (HR. Bukhari No. 579)
 
Dari Jabir dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Setiap penyakit ada obatnya. Apabila ditemukan obat yang tepat untuk suatu penyakit, maka akan sembuhlah penyakit itu dengan izin Allah 'azza wajalla." (HR. Muslim 4084)
Dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Dunia adalah penjara bagi orang mu`min dan surga bagi orang kafir." (HR.Tirmidzi 2246; HR.Muslim 5256; HR. Ibnu Majah 4103)
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassalam bersabda:"Sesungguhnya harta benda dunia itu kelihatannya hijau dan manis. Barangsiapa yang memperoleh harta dengan jalan halal dan membelanjakannya pada jalan yang benar, maka itulah sebaik-baik pertolongan. Namun barangsiapa yang memperolehnya dengan jalan yang tidak halal, maka ia seperti halnya orang yang makan tapi tidak pernah merasa kenyang." (HR. Muslim 1743)
Dari Abu Sa'id Al Khudri ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak halal bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhirat untuk mengadakan perjalanan selama tiga hari atau lebih kecuali ia bersama bapaknya atau anaknya atau suaminya atau saudaranya atau mahramnya yang lain." (HR. Muslim 2390)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sebaik-baik shaf kaum laki-laki adalah di depan, dan sejelek-jeleknya adalah pada akhirnya. Dan sebaik-baik shaf wanita adalah akhirnya, dan sejelek-jeleknya adalah awal shaf." (HR. Muslim No. 664)
Dari Abu Hurairah berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dijadikannya Imam itu untuk diikuti, jika ia takbir maka bertakbirlah kalian, jika ia rukuk maka rukuklah kalian, jika ia mengucapkan 'SAMI'ALLAHU LIMAN HAMIDAH (Semoga Allah mendengar orang yang memuji-Nya) ', maka ucapkanlah oleh kalian 'RABBANAA WA LAKAL HAMDU (Ya Rabb kami, milik Engkaulah segala pujian) ', jika ia sujud maka sujudlah kalian, dan jika ia shalat dengan duduk maka shalatlah kalian semua dengan duduk." (HR. Bukhari No.692)
Dari Abdurrahman bin Abu Bakrah dari ayahnya mengatakan, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Dosa yang paling besar diantara dosa-dosa besar lainnya adalah menyekutukan Allah, durhaka kepada orang tua, kesaksian palsu, kesaksian palsu (beliau mengulanginya tiga kali), atau ucapan dusta, " beliau tidak henti-henti mengulang-ulanginya sehingga kami mengatakan; 'Duhai, sekiranya beliau diam.' (HR. Bukhari 6408)
 
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Shalat berjama'ah salah seorang dari kalian lebih utama dua puluh lima (pahala) daripada shalat salah seorang dari kalian sendirian. Malaikat malam dan malaikat siang berkumpul saat shalat Fajar, dan bacalah jika engkau menghendaki, 'Dan (dirikanlah pula shalat) Subuh'. Sesungguhnya shalat subuh disaksikan (oleh malaikat). (HR. Nasa'i 482, Muslim 1035, Bukhari 612)
 
Dari Abu Mas'ud Al Asnhari, katanya; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Yang berhak menjadi imam atas suatu kaum adalah yang paling menguasai bacaan kitabullah (Alquran), jika dalam bacaan kapasitasnya sama, maka yang paling tahu terhadap sunnah, jika dalam as sunnah (hadis) kapasitasnya sama, maka yang paling dahulu hijrah, jika dalam hijrah sama, maka yang pertama-tama masuk Islam, dan jangan seseorang mengimami seseorang di daerah wewenangnya, dan jangan duduk di rumah seseorang di ruang tamunya, kecuali telah mendapatkan izin darinya."(HR. Muslim No.1078)
Dari Abdullah bin Amru, Rasulullah SAW bersabda: "Ada 4 perkara, barangsiapa yg 4 perkara tsb ada pd dirinya maka dia menjadi org munafik sejati,& apabila salah satu sifat dari 4 perkara tsb ada pd dirinya, maka pd dirinya tdp satu sifat dari kemunafikan hingga ia meninggalkannya: jika berbicara selalu bohong, jika melakukan perjanjian melanggar, jika berjanji selalu ingkar,& jika berselisih licik" (HR. Muslim No.88)
 
Dari Jabir bin Abdullah radliallahu 'anhuma dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Setiap perbuatan ma'ruf (=baik) adalah sedekah." (HR.Bukhari No.5562)
 
Dari Abu Dzarr radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: "Setiap pagi dari persendian masing-masing kalian ada sedekahnya, setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, dan setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir sedekah, setiap amar ma'ruf nahyi mungkar sedekah, dan semuanya itu tercukupi dengan dua rakaat dhuha." (HR. Muslim No.1181)
 
Dari Anas bin Malik radliallahu 'anhu dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah salah seorang dari kalian mengharapkan kematian karena musibah yang menimpanya, kalau memang hal itu harus, hendaknya ia mengatakan; Ya Allah, hidupkanlah aku jika kehidupan itu baik untukku, dan matikanlah aku jika kematian itu baik bagiku." (HR. Bukhari No. 5239)
Dari Abu Hurairah berkata, "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang pezina saat berzina disebut sebagai mukmin, dan tidaklah seorang pencuri saat mencuri disebut mukmin, dan tidaklah seorang yang meminum khamer saat meminumnya disebut mukmin. Sedangkan pintu taubat akan selalu terbuka." (HR. Muslim No. 27)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: 'Wahai sekalian manusia, hendaklah kalian beramal menurut kemampuan kalian, sebab Allah tidak akan pernah bosan hingga kalian bosan sendiri. Sesungguhnya amalan yang paling disukai Allah, adalah amalan yang dikerjakan secara terus menerus meskipun sedikit." (HR. Muslim No. 1302)
Dari Anas radliallahu 'anhu mengatakan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "'Tolonglah saudaramu baik ia zhalim atau dizhalimi." Ada seorang laki-laki bertanya; 'ya Rasulullah, saya maklum jika ia dizhalimi, namun bagaimana saya menolong padahal ia zhalim? ' Nabi menjawab; "engkau mencegahnya atau menahannya dari kezhaliman, itulah cara menolongnya." (HR. Bukhari 6438, 2264
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
bersabda: "Barangsiapa diberi beban oleh Allah untuk memimpin rakyatnya lalu mati dalam keadaan menipu rakyat, niscaya Allah mengharamkan Surga atasnya." (HR. Muslim No. 203, 3409)
Dari Abu Hurairah, Nabi s.a.w. bersabda, “Ada tujuh golongan yang akan Allah naungi dengan naungan-Nya, pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya. (1) Pemimpin yang adil. (2) Pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah. (3) Pria yang hatinya selalu terikat dengan masjid. (4) Dua orang yang saling mencintai karena Allah; dia berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya. (5) Seseorang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi, sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dikeluarkan oleh tangan kanannya. (6) Seseorang yang berdzikir kepada Allah secara menyendiri, lalu air matanya berlinang. (7) Lelaki yang diajak (berzina) oleh wanita yang memiliki kedudukan dan kecantikan, lalu dia berkata: ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah `Azza wa Jalla.’” [Riwayat al-Bukhari dalam Shahīh-nya I/234/629 dan Muslim dalam Shahīh-nya II/715/1031.]
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Kamis, 24 Maret 2011

KA`BAH

Ka’bah, rumah Allah sejuta ummat muslim merindukan berkunjung dan menjadi tamu - tamu Allah sang maha pencipta. Kiblatnya (arah) ummat muslim dalam melaksanakan sholat, dari negara manapun semua ibadah sholat menghadap ke kiblat ini.


Istilah Ka’bah adalah bahasa al quran dari kata “ka’bu” yg berarti “mata kaki” atau tempat kaki berputar bergerak untuk melangkah. Ayat 5/6dalam Al-quran menjelaskan istilah itu dg “Ka’bain” yg berarti ‘dua mata kaki’ dan ayat 5/95-96 mengandung istilah ‘ka’bah’ yg artinya nyata “mata bumi” atau “sumbu bumi” atau kutub putaran utara bumi.


Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.

Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata menggantung di area yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya ?.”

Para astronot telah menemukan bahwa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara resmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayang nya 21 hari kemudian website tersebut raib yang sepertinya ada alasan tersembunyi dibalik penghapusan website tersebut.

Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’Bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite ( tidak berujung ), hal ini terbuktikan ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus.

Para peneliti Muslim mempercayai bahwa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’Bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat.

Makkah Pusat Bumi

Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.


Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.

Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi.


Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).

Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.

Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.

Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.

Allah berfirman di dalam al-Qur’an al-Karim sebagai berikut:‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur'an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya..’ (asy-Syura: 7)

Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.

Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.

Makkah atau Greenwich

Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.

Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.

Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit

Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah berfirman, ‘Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.’ (ar-Rahman:33)

Kata aqthar adalah bentuk jamak dari kata ‘qutr’ yang berarti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.

Dari ayat ini dan dari beberapa hadits dapat dipahami bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Makkah berada di tengah-tengah bumi, maka itu berarti bahwa Makkah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.

Selain itu ada hadits yang mengatakan bahwa Masjidil Haram di Makkah, tempat Ka‘bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan pembentuk bumi)